Hidup akan terasa lebih indah bila kita saling berbagi... !!

Jumat, 05 April 2013

Programmer, job para jenius

Apakah anda seorang programmer ? Kalau iya, saya yakin tingkat intelegensi anda juga tinggi. Mengapa saya mengatakan demikian ? Hal ini karena belajar mengenai bahasa pemrograman, tidak akan terlepas dari penggunaan logika dan rumus serta algoritma yang kompleks dan rumit. Menurut penulis, programmer itu adalah pekerjaan yang sangat menguras pikiran dan waktu. Karena penulis sendiri juga pernah membuat program, walaupun tidak bisa dibilang sebagai programmer.

Menjadi seorang programmer, harus rela menghabiskan sebagian besar waktu anda di depan komputer.
Tidak heran seorang programmer diidentikkan dengan kacamata tebal, seorang kutu buku, kurang merawat badan, jarang bergaul, dan "pacaran" dengan komputer. Memang tidak selalu demikian, akan tetapi itulah konsekuensinya jika anda berniat untuk menekuni bidang pekerjaan programmer, bukan hanya sekedar membuat program.

Saat ini yang penulis ketahui, ada banyak bahasa pemrograman yang dapat digunakan oleh para programmer. Sebut saja Visual Basic, Delphi, C++, C#, dll. Menggunakan bahasa pemrogramman tidak seperti menggunakan bahasa verbal. Salah 1 huruf saja, program yang kita buat tidak akan berjalan dengan benar atau bahkan tidak sama sekali. Pernahkah anda melihat source code dari sebuah program yang anda buat atau yang dipublish oleh programmer di internet. Tentu sangat tidak menyenangkan untuk diingat - ingat bukan ?! Beribu - ribu baris perintah yang harus diketik dengan bermacam - macam algoritma dan fungsi - fungsi membuatnya begitu menakutkan bagi kita yang ingin mencoba membuat sebuah program. Sebuah program "Hello Word" pun tidak begitu saja bisa dibuat oleh orang yang belum paham dengan dunia pemrograman.

Membuat program, anda setidaknya harus mempersiapkan langkah - langkah seperti di bawah ini :
  1. Menentukan jenis program. Anda harus menentukan kira - kira program anda nanti digunakan untuk apa. Bisa menjadi program utility, editor, analisis, dll.
  2. Mengumpulkan data. Setelah tujuan program ditetapkan, anda harus mencari data - data yang dibutuhkan, seperti bahasa pemrograman itu sendiri, contoh - contoh program yang mirip dengan proyek yang akan anda buat, browsing source code yang bertebaran di internet, dll.
  3. Menentukan GUI ( Graphic User Interface ). Setelah data yang diperlukan telah tersedia, anda mulai dengan menentukan seperti apa tampilan program anda kelak. Tentunya anda harus membuat interface yang User Friendly, menarik tetapi simpel.
  4. Mengetikkan listing program. Ini adalah bagian yang paling rumit. Anda harus mengetikkan ratusan bahkan ribuan baris perintah yang akan menyusun program anda agar berjalan seperti yang anda harapkan. Tidak jarang banyak programmer yang sering terbentur pada tahap ini.
  5. Menguji coba program. Setelah listing program dibuat, anda harus menjalankan program anda untuk melihat seperti apa hasilnya. Pada tahap ini hampir dipastikan tidak ada program yang langsung menjadi sempurna seperti yang diharapkan oleh si programmer.
  6. Debug Error. Program yang masih belum sempurna harus diperbaiki lagi. Proses ini disebut Debugging. Pada tahap ini si programmer harus tahu dimana letak kesalahan program dan harus bisa memperbaikinya. Pada tahap ini jugalah anda akan banyak bertanya, baik dengan teman ataupun melalui internet di milis - milis yang membahas seputar dunia pemrograman.
  7. Finishing. Setelah program yang anda buat selesai, saatnya anda  membuat file Installer dari program yang telah jadi tadi. Jika anda membuat program yang bersifat portable, anda mungkin bisa melewati langkah ini. Anda tentu dapat memilih untuk melepas program itu secara "Freeware" ataupun berbayar.
  8. Mempublish program ke pemakai. Tahap ini adalah final. Anda dapat memperkenalkan program baru anda baik secara langsung melalui teman atau melalui internet. User yang tertarik akan mencoba program buatan anda. Lalu akan ada feedback dari mereka mengenai Bug, Error, kritik dan saran mengenai program itu.
  9. Update ataupun patching. Berdasar dari feedback para pengguna program anda, anda dapat membuat update atau patching dari program anda itu. Atau mungkin anda menemukan ide - ide baru untuk mengembangkan program anda tersebut.
Begitu "repot"nya proses pembuatan sebuah program ini hingga banyak programmer amatiran termasuk penulis sendiri yang kandas di tengah jalan. Yang paling sering dijumpai adalah kesalah dalam mengetikkan listing program ataupun membuat algoritma baru yang sesuai dengan keinginan kita.

Terlepas dari itu semua, ternyata banyak juga programmer yang bisa menjadi "makmur" dari dunia pemrograman ini. Sebut saja Bill Gate raja Microsoft. Barangkali anda juga berencana menjadi Bill Gate selanjutnya ? Mungkin saja. Programmer bukanlah momok yang menakutkan bagi anda yang awam tentang dunia pemrograman. Tetapi pesan penulis, kalau tidak takut diterjang ombak, jangan berumah di pinggir pantai. Anda dapat mempertimbangkan kapabilitas anda sendiri, sanggup atau tidak. Jangan sampai mengikuti jejak penulis yang belum pernah sekalipun menyelesaikan sebuah program yang dibuat. Akhirnya listing program yang dikerjan sekian waktu itu hanya memenuhi Hardisk saja. Tentu anda tidak ingin demikian bukan ?!

Mari kita majukan teknologi dengan membuat program - program baru yang berguna bagi kemaslahatan umat. Satu saran terakhir dari penulis, cobalah untuk membuat program yang bersifat Freeware ataupun Open Source. Karena menurut pengalaman, program seperti ini lebih "laris manis" dibanding dengan program berbayar.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar jika ada yang ingin sobat tanyakan termasuk informasi BROKEN LINK !! Mohon tidak memberikan komentar spam, berbau SARA dan konten DEWASA.
Terimakasih !

Recent Posts Widget

Komentar

Page View